Sebutir Jeruk Lebih "Ampuh" Ketimbang Pil

On Minggu, 26 Desember 2010 0 komentar

KOMPAS.com Para ilmuwan menemukan alasan mengapa sebutir jeruk memberi manfaat yang lebih besar bagi Anda ketimbang mengonsumsi Vitamin C atau pil lainnya.
Peneliti di Brigham Young University, Utah, Amerika Serikat, dalam laporan riset yang dipublikasikan Journal of Food Science menyatakan, jeruk mengandung campuran  antioksidan yang unik. Kombinasi ini memberikan manfaat yang jauh lebih efektif dibandingkan dengan jika zat-zat dalam jeruk dikonsumsi secara terpisah.
Antioksidan dikenal sebagai zat yang berguna untuk memperlambat penuaan sel-sel tubuh, melindungi dari kanker, serta membantu mencegah penyakit jantung.
"Ada sesuatu di balik manfaat jeruk yang lebih baik ketimbang menelan kapsul Vitamin C, dan itulah yang kami coba untuk ketahui. Kami berpikir bahwa campuran tertentu dari antioksidan di dalam jeruk memberi manfaat yang baik untuk Anda," ungkap Tory Parker, seorang asisten profesor nutritsi, ilmu diet. dan makanan di Young University.
Parker beserta timnya melakukan kajian apakah kandungan beragam fenol—zat  kimia alami yang dikenal bersifat antioksidan dan antimikroba—bekerja secara "sinergi". Komponen ini digunakan oleh tanaman untuk melindungi diri mereka dari pembusukan dan serangan yang besifat biologis.
Para peneliti akhirnya menyimpulkan bahwa teori mereka benar adanya. "Buah-buahan semestinya menjadi hidangan penutup Anda. Dan patut diingat, sebelum kue, permen, dan camilan manis lainnya banyak dikonsumsi, buah merupakan pemanis buat kita," ungkap Parker.

Permen Bukan Musuh Utama Gigi

On 0 komentar




Kompas.com - Gigi berlubang merupakan salah satu masalah kesehatan paling lazim. Meski banyak diderita anak-anak, namun gigi berlubang adalah  masalah seumur hidup bagi banyak orang. Apa saja faktor penyebab gigi berlubang?
Musuh terbesar bagi gigi adalah makanan yang mengandung gula dan zat pati, seperti karbohidrat. Bakteri dalam mulut akan mengubah sebagian gula dan karbohidrat yang kita makan menjadi asam. Bakteri dan asam yang dibektuknya menjadi endapan lengket, disebut plak gigi, yang menempel pada permukaan gigi.
Asam yang merusak dan terbentuk dalam plak menyerang mineral pada permukaan luar email gigi. Erosi yang ditimbulkan plak akan menciptakan lubang-lubang kecil pada permukaan email.
Kebanyakan orang mengira permen manis sebagai perusak utama gigi, padahal minuman berkarbonasi yang manis, seperti cola, lebih berbahaya karena karbonasi akan meningkatkan produksi asam dalam mulut. Beberapa studi juga menunjukkan minuman olahraga (sport drink) akan merusak enamel gigi karena kandungan gulanya.
Untuk mencegahnya, lakukan langkah berikut: - Kurangi konsumsi makanan manis, termasuk juga soft drinks dan sport drinks.
- Jangan terlalu sering ngemil karena akan meningkatkan kadar asam dalam mulut meningkat.
- Bila Anda sangat ingin makan sesuatu yang manis, pilihlah permen karet yang tak mengandung gula. Mengunyah akan meningkatkan produksi air liur yang secara alami membersihkan mulut dan menetralisir keasaman.
- Sikat gigi Anda dua kali sehari, sesudah makan dan sebelum tidur.
- Kunjungi dokter gigi Anda setiap 6 bulan sekali untuk melakukan pemeriksaan dan membersihkan tumpukan plak.

STRESS di kalangan mahasiswa

On 0 komentar

Stress sudah merupakan bagian dari kehidupan manusia. Stress merupakan salah satu reaksi atau respon psikologis manusia saat dihadapkan pada hal-hal yang dirasa sudah melampaui batas atau dianggap sulit untuk dihadapi. Stres membuat seseorang yang mengalaminya berpikir dan berusaha keras dalam menyelesaikan suatu permasalahan atau tantangan dalam hidup. Stress dapat terbagi menjadi dua yaitu stress ringan dan stress berat. Bagi orang yang mengalami stress ringan, biasanya dia hanya akan merasa sering bingung, tidak focus atau sussah dalam berkonsentrasi, lebih sensitive, serta lebih cepat lelah dalam beraktifitas. Sedang untuk orang yang mengalami stress berat, orang tersebut harus segera ditangani oleh ahli kejiwaan untuk dilakukan perwatan-perawatan khusus.

Beberapa penyebab stress yang dialami oleh para mahasiswa :

1. Lingkungan yang baru. Masa kuliah sangat berbeda dengan masa SMA. Disinilah sangat diperlukan adanya suatu adaptasi pada diri seorang mahasiswa. Jika masa SMA merupakan masa dimana istilahnya kita bisa berfoya-foya, bersenag-sengang dengan teman dan menikmati dunia ABG yang sebenarnya, di bangku kuliah itu semua tidak akan didapati. Di bangku kuliah anda akan dituntut untuk selalu aktif dan fokus, jika lalai tidak masuk sehari saja misalnya, anda akan mendapatkan banyak ketertinggalan.
2. Jadwal kuliah yang padat, tidak ada waktu luang sedikitpun, sehari full dengan kuliah. Kuliah itu waktunya tidak pasti, beda halnya dengan sekolah. Kalau sekolah jadwal sudah diatur dari jam 7 sampai jam 2 misalnya, namun kalau kuliah jadwal bisa berubah-ubah tergantung dosen atau tenaga pengajar.
3. Perasaan sedih yang tidak dapat diatasi misalnya sedih karena ditinggal pacar. Mungkin ini merupakan hal yang “GAG BANGET”, namun percaya atau tidak kenyataanya hal ini masih sering terjadi.
4. Kurang percaya diri. Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan baik dari segi fisik maupun mental. Dari segi fisik, seseoang dapat mersa tidak percaya diri ataupun minder misalnya karena dia mempunyai kulit yang hitam atau rambut keriting sedang teman-temannya berambut lurus. Atau bahkan jika dia berada dalam suatu lingkungan kampus yang hamper semuanya mengenakan jilbab, sedang dirinya sendiri belum mengenakan jilbab. Ini dapat menimbulkan ketidakpercayadirian seseorang muncul karena dia merasa berbeda dengan teman-temannya.
5. Terlalu berambisi dalam mencapai cita-cita. Setiap orang pasti mempunyai mimpi dan cita-cita ingin menjadi apa dia kelak. Bermimpi tinggi dan bercita-cita itu boleh, bahkan ada sebuah kata bijak yang berbunyi “bermimpilah maka Tuhan akan memeluk semua mimpimu itu”. Semua orang berhak untuk bermimpi, berusahalah dengan keras untuk meraih semua mimpi itu, masalah gagal atau tidak itu belakangan karena sebenarnya yang terpenting dari sebuah mimpi bukan mimpi yang anda punya namun peran anda dalam mimpi tersebut, proses anda untuk meraih semua mimpi tersebut. Lakukan semuanya dengan hati, jangan dengan ambisi.
PENCEGAHAN PADA DIRI AGAR TIDAK MENGALAMI STRESS :
1. Saat anda merasa sedih atau menderita mungkin cobalah ketahui apa yang menyebabkan perasaan anda seprti itu. Cobalah kenali masalahnya dan selesaikan segera pada hari itu juga. Jangan biarkan waktu anda terbuang hanya karena sebuah kesedihan.
2. Ukur kemampuan atau kapasitas diri anda. Kenali kekurangan dan kelebihan yang ada pada diri anda. Secara bertahap lakukan perbaikan-perbaikan pada kekurangan diri dengan merencanakan program pada diri anda sendiri, anda ingin berubah seperti apa, kekurangan mana yang anda ingin hilangkan, buat program bagaimana anda merubah diri anda sendiri. Tentukan batas waktunya. Sedang untuk kelebihan atau potensi yang telah anda punya, kembangkanlah potensi-potensi tersebut. Jangan malu untuk memperlihatkan siapa diri anda sebenarnya.
3. Disiplin dalam waktu. Kerjakan tugas secara langsung tanpa menunda-nunda. Misalnya tugas dikerjakan setelah dua hari tugas diberikan. Jangan menunda-nunda tugas, karena jika anda menunda-nunda, esoknya pasti akan bertambah lagi tugas anda dan akan lebih banyak lagi.. Jika anda konsekuen dengan waktu saya yakin, anda tidak akan merasa stress atau tertekan dengan berbagai tugas yang telah diberikan pada anda
4. Berbagi atau bercerita dengan orang lain. Setiap anda mempunyai masalah dan anda merasa anda tidak dapat meyelesaikannya sendiri atau merasa buntu dalam memikirkan jalan keluarnya, cobalah untuk berbagi dengan orang-orang disekitar anda bisa keluarga, sahabat, teman dll. Jangan biarkan diri anda menanggung beban masalah sendiri
5. Sesekali pergilah bersenag-sengan atau rekreasi dengan orang – orang terdekat anda, agar pikiran anda agar pikiran anda lebih fresh sehingga tidak melulu memikirkan kuliah..kuliah dan kuliah
6. Jaga kesehatan anda, istirahatlah yang cukup karena menurut Dale Carnegie istirahat akan membuat seseorang melakukan pekerjaanya dengan optimal. Angkatan Darat Amerika saja disarankan untuk beristirahat selama sepuluh menit setiap merekamelakukan aktifitas.

Sejuta manfaat ASI

On 0 komentar

SELAIN membantu perkembangan otak, ASI ekslusif juga bagus untuk mempersiapkan sistem pencernaan bayi, karena pada saat lahir pencernaan bayi belum lengkap dan hanya bisa mencerna ASI.

ASI mengandung nutrisi yang mempunyai fungsi spesifik untuk pertumbuhan otak antara lain long chain polyunsaturated fatty acid (DHA dan AA) untuk pertumbuhan otak dan retina, kolesterol untuk myelinisasi jaringan syaraf, taurin untuk neurontransmitter inhibitor dan stabilisator membran, laktosa untuk pertumbuhan otak, koline yang mungkin meningkatkan memori.

ASI juga mengandung lebih dari 100 macam enzim yang membantu penyerapan zat gizi yang terkandung di dalam ASI. Proses menyusui ASI tidak hanya sekadar memberi makan tapi juga mendidik dan memberikan kebutuhan psychososial. Proses menyusui itu merupakan stimulasi bagi pendidikan anak karena ada kontak mata, diajak bicara, dipeluk dan dielus-elus oleh sang ibu.

Di luar negeri telah banyak dilakukan penelitian terhadap anak yang menyusui ASI lebih dari setengah abad yang lalu. Mulai dari Douglas tahun 1950 yang menemukan bahwa anak ASI lebih cepat bisa berjalan, sampai penelitian oleh Lucas (1996) dan Riva (1998) yang menemukan bahwa nilai IQ anak ASI lebih tinggi beberapa poin.

Berdasarkan hasil studi Horwood & Fergusson tahun 1998 terhadap 1000 anak berusia 13 tahun di Selandia Baru, tampak kecenderungan kenaikan lama pemberian ASI sesuai dengan peningkatan IQ, hasil tes kecerdasan standar, peningkatan rangking di sekolah dan peningkatan angka di sekolah.

Tidak hanya itu, penelitian lain yang dilakukan di negara yang berbeda pada tahun 2002 juga seiya sekata dengan hasil studi Horwood & Fergusson. Richards dkk di Inggris menemukan bahwa anak-anak yang diberi ASI secara bermakna menunjukkan hasil pendidikan yang lebih tinggi.

Semua hasil penelitian tersebut menyakinkan manfaat positif memberikan ASI bahwa anak ASI lebih cerdas. Anak yang diberi ASI akan lebih sehat, IQ lebih tinggi, EQ dan SQ lebih baik bahkan soleh dan soleha.

Penelitian yang dilakukan para ilmuwan Universitas Bristol mengungkap bahwa di antara manfaat ASI jangka panjang adalah dampak baiknya terhadap tekanan darah, yang dengannya tingkat bahaya serangan jantung dapat dikurangi.

Kelompok peneliti tersebut menyimpulkan bahwa perlindungan yang diberikan ASI disebabkan oleh kandungan zat gizinya. Menurut hasil penelitian itu, yang diterbitkan dalam jurnal kedokteran Circulation, bayi yang diberi ASI berkemungkinan lebih kecil mengidap penyakit jantung.

Telah diungkap bahwa keberadaan asam-asam lemak tak jenuh berantai panjang (yang mencegah pengerasan pembuluh arteri), serta fakta bahwa bayi yang diberi ASI menelan sedikit natrium (yang berkaitan erat dengan tekanan darah) yang dengannya tidak mengalami penambahan berat badan berlebihan, merupakan beberapa di antara manfaat ASI bagi jantung.

Selain itu, kelompok penelitian yang dipimpin Dr Lisa Martin, dari Pusat Kedokteran Rumah Sakit Anak Cincinnati di Amerika Serikat, menemukan kandungan tinggi hormon protein yang dikenal sebagai adiponectin di dalam ASI. Kadar adiponectin yang tinggi di dalam darah berhubungan dengan rendahnya risiko serangan jantung. Kadar adiponectin yang rendah dijumpai pada orang yang kegemukan dan yang memiliki risiko besar terkena serangan jantung.

Oleh karena itu telah diketahui bahwa risiko terjadinya kelebihan berat badan pada bayi yang diberi ASI berkurang dengan adanya hormon ini. Lebih dari itu, mereka juga menemukan keberadaan hormon lain yang disebut leptin di dalam ASI yang memiliki peran utama dalam metabolisme lemak. Leptin dipercayai sebagai molekul penyampai pesan kepada otak bahwa terdapat lemak pada tubuh.

Sementara itu, pemberian susu formula memang tidak dianjurkan. Bayi yang diberi susu formula terancam obesitas. Kebanyakan susu formula berbasis susu sapi yang mengandung protein jauh lebih banyak dari protein manusia. Kita tahu bahwa hewan cenderung lebih cepat pertumbuhannya dibandingkan dengan manusia.

Tidak heran sebuah penelitian menyebutkan bahwa bayi yang mendapat ASI tidak segemuk bayi yang mendapat susu formula. Pertumbuhannya lebih bagus dan jarang sakit. Tidak sedikit bayi diare akibat susu formula karena gula susu sapi (laktosa) pada beberapa bayi.

Susu formula di pasaran kini banyak mengandung tambahan nutrisi berupa asam lemak seperti AA dan DHA yang dipercaya dapat mencerdaskan anak. Namun, bayi tidak memiliki kemampuan untuk mencerna semua zat gizi tersebut.

Pada bayi, produksi enzim belum sempurna untuk dapat mencerna lemak, sedangkan dalam ASI sudah disiapkan enzim lipase yang membantu mencerna lemak, dan enzim ini tidak terdapat pada susu formula atau susu hewan.


sumber : Okezone.com

10 Manfaat ASI bagi bayi

On 0 komentar

  1. 10 Manfaat ASI Bagi Bayi
    1. Pemberian ASI pada bayi akan meningkatkan perlindungan terhadap banyak penyakit seperti radang otak dan diabetes.
    2. ASI juga membantu melindungi dari penyakit-penyakit biasa seperti infeksi telinga, diare demam dan melindungi dari Sudden Infant Death Syndrome (SIDS) atau kematian mendadak pada bayi.
    3. Ketika bayi yang sedang menyusui sakit, mereka perlu perawatan rumah sakit jauh lebih kecil dibanding bayi yang minum susu botol.
    4. Air susu ibu memberikan zat nutrisi yang paling baik dan paling lengkap bagi pertumbuhan bayi.
    5. Komponen air susu ibu akan berubah sesuai perubahan nutrisi yang diperlukan bayi ketika ia tumbuh.
    6. Air susu ibu akan melindungi bayi terhadap alergi makanan, jika makanan yang dikonsumsi sang ibu hanya mengandung sedikit makanan yang menyebabkan alergi.
    7. Pemberian ASI akan menghemat pengeluaran keluarga yang digunakan untuk membeli susu formula dan segala perlengkapannya.
    8. Air susu ibu sangat cocok dan mudah, tidak memerlukan botol untuk mensterilisasi, dan tidak perlu campuran formula.
    9. Menyusui merupakan kegiatan eksklusif bagi ibu dan bayi. Kegiatan ini akan meningkatkan kedekatan antara anak dan ibu.
    10. Resiko terjadinya kanker ovarium dan payudara pada wanita yang memberikan ASI bagi bayinya lebih kecil dari pada wanita yang tidak menyusui. 
    11. sumber : tabloidnova.com

Manfaat Jamu Tradisional Indonesia

On 0 komentar

Terlahir dan dibesarkan dalam kalangan keluarga yang lebih mengedepankan pengobatan tradisional, tentu aroma jamu-jamuan sudah tidak asing lagi bagi indera penciuman saya. Sejak kecil saya sudah dijejali atau istilah dalam bahasa jawa “dicekok” dengan aneka jamu-jamuan, mulai dari jamu beras kencur untuk nafsu makan dan menghindari masuk angin. Jamu asem kunyit agar badan segar terutama selagi menstruasi, serta jamu sirih agar rahim sehat dan selaput keperawanan tetap kencang. Sirih yang akan diracik menjadi jamu pun harus yang tulang batang didaunnya bertaut satu sama lain. Entah alasan apa yang mendasarinya, tapi mitos itu sangat dipercaya oleh para leluhur dan keturunan yang terus melestarikannya. Ada pemikiran bahwa bentuk sirih yang menyerupai area “V” perempuan dipercaya mempunyai kekuatan magis dan zat antiseptik alami yang tak hanya memberi aroma segar pada daerah sensitif perempuan, tapi juga mengencangkan panggul rahim sehabis melahirkan. Disamping itu, ada jenis sirih merah yang berguna untuk mengobati penyakit diabetes, darah tinggi, asam urat, maag, kencing manis dan kelelahan. Caranya sangat sederhana, cukup minum 1 gelas rebusan sirih merah setiap hari untuk mengobati berbagai macam penyakit tersebut.

Bagaimana dengan rasanya ? Namanya saja jamu tradisional yang bahan-bahannya murni dari alam, tentu tidak ada yang rasa orange apalagi strawberry. Karena tidak diramu secara kimiawi yang dengan menambahkan bahan pemanis buatan. Semua rasa pahit harus ditelan dalam satu kali tegukan agar aroma menyengat dan rasa pahit tidak berlama-lama ada di tenggorokan kita.

Bila kita ingin mengkaji sejauh mana manfaat dari Jamu Tradisional Indonesia, sepertinya akan menghabiskan bab demi bab yang begitu banyak mengurai bahan-bahan alami jamu yang terdapat pada tumbuh-tumbuhan yang ada di Indonesia. Apalagi pengetahuan tentang pengobatan tradisional dengan jamu, sudah dikenal sejak periode kerajaan Hindu-Jawa. Hal ini dibuktikan dengan adanya Prasasti Madhawapura dari jaman Majapahit yang menyebut adanya tukang meramu jamu yang disebut Acaraki. Pada relief candi Borobudur sekitar tahun 800 – 900 masehi, juga menggambarkan adanya kegiatan membuat jamu.

Konon, pada zaman dahulu kala para selir raja yang jumlahnya bisa mencapai 40 orang. Saling berlomba mempelajari ilmu meracik jamu. Semakin bervariasi dan tinggi ilmu yang dimilikinya terutama untuk urusan area ’V’. Maka kemungkinan untuk ‘didatangi’ sang raja akan semakin sering. Hingga semakin berkembanglah metode dan racikan jamu untuk menyenangkan kaum lelaki, bahkan akhir-akhir ini tampak semakin menjamur salon V spa untuk ratus vagina yang memakai bahan dasar ramuan tradisional jamu Indonesia.
Berikut adalah beberapa resep tradisional jamu Indonesia yang mungkin bisa menjadi alternatif perawatan murah yang patut untuk dicoba, sebagai salah satu penghargaan dan pelestarian kekayaan leluhur bangsa Indonesia.


1. Jamu Merapatkan Vagina

Bahan :

- 15 lembar daun sirih
- buah gambir
- Kulit pinang muda secukupnya
- Kapur sirih secukupnya

Cara Membuat:

Serpihkan kulit pinang dengan cara dicabuti, tumbuk gambir hingga halus dan ayak kapur sirih hingga merata. Semua bahan dicampur jadi satu dalam air mendidih. Diamkan beberapa jam hingga dingin dan mengendap.

Gunakan untuk membasuh area ‘V’ pada pagi, siang dan malam hari untuk mendapatkan kualitas vagina yang selalu dalam keadaan rapat bak perawan keraton setiap saat.

Jika resep tersebut diatas terlalu ribet, berikut ada racikan sederhananya :

Ambil satu biji buah pinang, kupas dan hancurkan. masukkan dalam gelas dan tuang dengan air panas setengah gelas. Tunggu sampai air hangat lalu diminum. Bisa ditambah gula jawa atau gula putih untuk mengurangi rasa sepet-nya. Diminum 1 jam sebelum bersenggama. Konon khasiatnya bisa menambah kemesraan dan tentunya kelanggengan serta keharmonisan pasangan suami istri.


2. Mengencangkan wajah yang kusut

Bahan :

- ½ gelas beras (rendam semalaman)
- ½ ruas kunyit
- ½ ruas bangle
- Air mawar

Cara Membuat :

Tiriskan rendaman beras lalu haluskan bersama kunyit dan bangle, campur dengan air mawar hingga mengental. Usapkan ke wajah setiap malam sebelum tidur seperti menggunakan masker, diamkan selama 15 s.d 30 menit. Basuh dengan air hangat kuku. Lakukan rutin niscaya akan mendapatkan wajah yang kencang, segar dan awet muda.

3. Menghilangkan Bekas Luka

Bahan :

- 50 gr beras (rendam selama 15 menit)
- 1 ruas Kencur


Cara Membuat :

Tiriskan beras dan tumbuk halus bersama kencur. Usapkan pada bekas luka dan lakukan rutin selama 2 minggu. Niscaya bekas luka akan hilang tanpa bekas.

4. Penambah Darah

Jamu ini baik sekali di konsumsi oleh perempuan yang tengah menstruasi, untuk mencegah kekurangan darah (anemia), serta menghindari keluhan letih dan lesu.

Bahan :

- 3 tangkai daun pepaya muda
- 1 biji temu ireng

Cara membuat :

Cuci bersih tangkai daun pepaya muda, tambahkan temu ireng lalu tumbuk hingga halus. Beri segelas air matang lalu saring. Minum sehari sekali selama periode menstruasi atau setelahnya. Alhasil akan mendapatkan tubuh yang segar, bugar dan enerjik. 





Sumber : dinkes.cilacap

Konsumsi Garam Tak Beryodium Masih Tinggi

On 2 komentar

TEMPO Interaktif, Jakarta:Sekitar 30 persen rumah tangga di Indonesia masih mengonsumsi garam tak beryodium atau garam dengan kadar yodium rendah. “Berbagai upaya telah dilakukan tapi angkanya masih tetap tinggi,” kata Azrul Azwar, direktur jenderal Bina Kesehatan Masyarakat Departemen Kesehatan, di kantornya di Jakarta, Senin (24/2) siang.

Azwar mengatakan selama ini pemerintah sudah berupaya menerapkan program peningkatan konsumsi garam beryodium. Program ini sebetulnya sudah dilaksanakan sejak 1977, sayangnya hingga kini selalu dihadapkan pada permasalahan produsen atau distributor yang memasarkan garam tak beryodium. Hal ini diperparah oleh mayoritas konsumen yang ternyata tak penduli terhadap produk garam yodium.

Menurut Azwar, ada beberapa masalah dan kendala yang menghambat peningkatan konsumsi garam beryodium. Di antaranya pada musim penghujan produksi garam tak cukup sehingga menyebabkan pasokan garam beryodium bekurang. Garam impor juga banyak dipasarkan sebelum diyodisasi. Selain itu, harga garam beryodium relatif lebih mahal, serta kesadaran masyarakat tentang manfaat garam beryodium kurang.

Meskipun berbagai program pemerintah belum optimal, kata Azwar, upaya penanggulangan gangguan kekurangan yodium telah memberikan hasil terhadap penurunan prevalensi gondok total dari 27,2 persen pada tahun 1998 menjadi 9,8 persen pada tahun 1998.

Berdasar survei Badan Pusat Statistik (BPS) 2002, sekitar 31, 96 persen rumah tangga di Indonesia masih mengonsumsi garam tak beryodium atau garam dengan kadar yodium rendah, yaitu kurang dari 30 ppm. Kemudian, bila dilihat hasil survei konsumsi garam beryodium yang dilaksanakan BPS selama 1996-2002, kenaikan persentase rumah tangga yang mengonsumsi garam beryodium dengan kadar cukup yaitu 30 ppm belum memberikan hasil menggembirakan, yaitu 58,1 persen pada tahun 1996 sampai 68,53 persen pada tahun 2002.

Berdasarkan survei nasional pemetaan gangguan akibat kekurangan yodium pada tahun 1998, sebanyak 33 persen kecamatan daerah endemik kekurangan yodium. Sekitar 21 persen kecamatan masuk kategori endemik ringan, 5 persen endemik sedang dan 7 persen endemik berat. Berdasarkan data ini, diperkirakan 53,8 juta penduduk tinggal di daerah endemik.

Produksi garam di Indonesia sebesar 1,2 juta ton pertahun. Sebanyak 60 persen berupa garam beryodium. Produksi garam diperoleh dari 19.700 petani atau penggaram garam dan 209 produsen garam. Distribusi garam di pasaran, 67,87 persen garam mengandung kadar yodium cukup. Di tingkat rumah tangga, 64,5 perssen mengonsumsi garam yodium berkadar cukup. (Hilman Hilmansyah – TNR)copied 17/11/06/
Website Dinas Perindustrian & Perdagangan Jawa Barat : http://disperindag-jabar.go.id/

Powered by Blogger